Beranda > berita > Trofi FIFA World Cup Singgah ke Istana Presiden

Trofi FIFA World Cup Singgah ke Istana Presiden

JAKARTA – Setelah keliling ke sejumlah negara, trofi Piala Dunia (FIFA World Cup) kemarin (25/1) singgah di Istana Presiden, Jakarta. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diberi kesempatan mengangkat piala dari emas 18 karat dengan dasar perunggu itu di halaman kantornya.

Presiden berharap kehadiran trofi setinggi 36,5 cm tersebut bisa memberikan semangat untuk meningkatkan prestasi sepak bola di tanah air. ”Kita mendapatkan kehormatan atas kehadiran FIFA World Cup Tour di negara kita. Semoga peristiwa ini bisa memberikan inspirasi, semangat, dan tekad untuk meningkatkan prestasi olahraga, terutama sepak bola, di Indonesia,” kata SBY.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, Menpora Andi Mallarangeng, dan Juru Bicara FIFA Liu Lingling.

”Saya percaya bahwa PSSI, bangsa Indonesia, dan kita semua di masa depan dapat meningkatkan prestasi. Insya Allah, pada saatnya kita bisa lolos dalam World Cup di bidang sepak bola dan masa itu akan membawa kebahagiaan bagi bangsa kita,” papar SBY.

Presiden berharap semua pencinta sepak bola bisa membangkitkan prestasi olahraga nasional. ”Mari kembangkan olahraga dengan semangat tinggi. Kita berharap pertandingan sepak bola di Afrika Selatan berhasil. Dengan semangat itu, mari kita sambut tur Piala Dunia ini ke negeri kita,” tutur SBY.

Juru Bicara FIFA Liu Lingling mengungkapkan, FIFA cukup bangga membawa trofi Piala Dunia ke Jakarta. ”Indonesia mempunyai penggemar sepak bola dalam jumlah besar. Karena itulah, FIFA membawa trofi ini. Dengan dukungan semua, (kehadiran trofi tersebut) akan menginspirasi untuk bermain dan menikmati pertandingan yang indah,” kata Liu.

Hari ini (26/1), trofi FIFA World Cup dipamerkan di Jakarta Convention Center (JCC). Jadi, masyarakat bisa melihat secara langsung.

Sebelum tiba di Indonesia Minggu (24/1), trofi FIFA World Cup lebih dulu singgah di Vietnam dan Thailand dalam rangkaian tur keliling di Asia. Di Ho Chi Minh City, Vietnam, trofi rancangan seniman Silvio Gazzaniga dari Italia tersebut disambut 5 ribu warga saat singgah selama tiga hari sebelum tiba di Bangkok, Thailand, Kamis lalu (21/1).

Trofi FIFA World Cup baru mulai digunakan pada 1974 (sebelumnya diperebutkan trofi Jules Rimet). Trofi seberat 6,175 kg buatan Bertoni, Milan, itu melukiskan dua sosok manusia mengangkat bumi. Setelah mengunjungi Indonesia, trofi yang kali terakhir diraih Italia pada 2006 tersebut akan bertandang ke Malaysia pada 27 Januari 2010.

Selanjutnya, trofi itu berturut-turut akan singgah di Kaledonia Baru (Pasifik), Brazil, Cile, dan Argentina. Trofi tersebut dijadwalkan mengunjungi 83 negara dalam waktu 225 hari dan menempuh jarak 138.902 km sebelum tiba di Afrika Selatan menjelang kick-off FIFA World Cup 2010. Pembukaan akan berlangsung di Johannesburg pada 11 Juni mendatang. (sof/dwi)

Kategori:berita
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: